Bayi Gajah Sumatera Lahir di Padang Sugihan, Menambah Harapan Konservasi Satwa Dilindungi

BARANEWS SUMSEL

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:08 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Komering Ilir – Seekor bayi gajah sumatera lahir di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Bayi gajah berjenis kelamin betina ini lahir dari induk bernama Lestari dan pejantan Gapula, dalam kondisi sehat dan langsung menunjukkan respons positif setelah proses kelahiran yang berlangsung sejak pagi pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.

Menurut keterangan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan Daniwari Widiyanto, kelahiran ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjaga kelestarian populasi gajah sumatera sebagai satwa dilindungi. Tim medis bersama mahout setempat, Sugito, mendampingi proses kelahiran secara intensif, memastikan bayi gajah dapat berdiri tegak dan menyusu pada induknya dalam waktu singkat setelah dilahirkan.

Kondisi cuaca di PKG Jalur 21 yang cukup panas membuat tim BKSDA Sumsel memberi perhatian ekstra. Petugas menyiapkan shelter dan memastikan ketersediaan air minum serta fasilitas mandi untuk menjaga suhu tubuh induk dan bayi gajah. Selain itu, pemantauan kesehatan dilakukan secara ketat oleh tim dokter hewan bersama para pawang gajah. Pemberian nutrisi dan suplemen tambahan berupa buah-buahan turut diberikan untuk mempercepat pemulihan kondisi induk Lestari setelah menjalani proses kelahiran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama tujuh hari ke depan, tim BKSDA Sumsel memberlakukan pemantauan intensif 24 jam penuh guna memastikan pertumbuhan dan perkembangan bayi gajah berjalan optimal. Setiap perubahan perilaku, kondisi fisik, maupun respons fisiologis induk dan anak akan dicatat dan dianalisis secara berkala sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan satwa di lingkungan konservasi.

Kelahiran gajah betina ini dinilai memberi harapan baru terhadap upaya konservasi gajah sumatera di Sumatera Selatan. BKSDA Sumsel menegaskan komitmen untuk terus melindungi keberadaan satwa ini melalui kerja sama berkelanjutan dengan Kementerian Kehutanan, demi memastikan populasi gajah sumatera tetap terjaga di habitat alaminya.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:04 WIB

Anggota Samapta Polda Sumsel Ditemukan Tewas Usai Hilang Saat Kawal Kapal di Sungai Badak

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:35 WIB

Polda Sumatera Selatan Intensifkan Penindakan Pengelolaan Migas Ilegal Demi Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 29 Maret 2023 - 02:46 WIB

The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

Berita Terbaru